Tagged: Kehidupan RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • Redaksi 4:52 am pada 3 October 2010 Permalink | Balas
    Tags: Kehidupan,   

    Belalang 

    Untuk para sahabat terkasih:

    Suatu hari, di negeri antah berantah, hiduplah seekor belalang muda. Ia selama ini tinggal di dalam sebuah kotak kecil, yg telah menjadi satu-satunya langit yg pernah ia kenal sejak lahir.

    Pada suatu hari, ia merasakan getaran hebat & tiba2 ia merasa langitnya runtuh. Ternyata baru saja terjadi gempa bumi, yg membuat kotak kecil tsb terjatuh dari atas meja penyimpanannya.

    Begitu kotak itu terjatuh, maka tutup yg selama ini mengurung si belalang, ikut terbuka. Baru pertama kali itu, ia melihat luasnya langit yg sesungguhnya. Gembira, takjub, &terpesona, ia-pun melompat-lompat menikmati dunia barunya.

    Di perjalanan, dia bertemu dg sekumpulan belalang lain. Namun, dia heran, mengapa mereka semua bisa melompat begitu tinggi, jauh, & cepat?

    Dengan terengah-engah, ia mengikuti mereka, karena ia tidak ingin berkelana sendirian. Seekor belalang yg tampak seusia, melihatnya dg kasihan, lalu bertanya: “Kamu sakit tah? Koq tampaknya gak kuat mengikuti kami?”

    Ia menjawab sambil mengatur nafas: “kalian koq cepat sekali? Jauh dan tinggi lompatnya. Aku gak isa. Padahal kita gak beda jauh usia maupun bentuk tubuh?”

    Temannya heran: “loh, biasa aja. Standard koq. Semua belalang yg tinggal di alam bebas ini, ya, seperti ini. Kamu tinggal di mana selama ini?”

    Belalang malang itu baru tersadar, bahwa selama ini langit kecilnya itulah, yang membuat lompatannya tidak sejauh&setinggi belalang lain dari alam bebas.

    Renungan: The truth is out there. So are lies.

    Jangan pernah berkata, “Aku Percaya” berdasarkan apa yang dipercayai/ dituntut orang lain kepadamu.

    Tapi “Percaya”lah dengan segala kebebasanmu sebagai individu sejati. And you’ll understand, that you have more than enough to be the best of you. O:)

    Salam hangat:

    Suwito HP

     
  • Redaksi 10:16 am pada 5 June 2010 Permalink | Balas
    Tags: Kehidupan   

    BERGANTI POSISI

    Kadang kita menjadi begitu egois
    tak mau memahami kesulitan orang. Kadang kita menjadi
    begitu keras hati tak mau memaafkan kesalahan orang.
    Kadang kita menjadi hilang kesabaran dan terus
    menyalahkan orang. Kadang kita begitu kritis untuk mencari
    kejelekan orang.

    Kadang kita berpikir mengapa
    Isteri kita tidak sebijak isteri tetangga? Mengapa suami kita tidak secekatan dan sukses
    seperti teman-temannya?
    Mengapa anak-anak kita tidak pernah juara kelas? Mengapa karyawan kita bodoh? Mengapa bos kita perhitungan?
    Mengapa orang tua kita cerewet?

    Begitu banyak mengapa dalam
    hidup kita. Begitu banyak orang
    yang tak bisa kita pahami dan maklumi.

    Mengapa demikian? Karena kita hanya berdiri di posisi kita
    sendiri. Cobalah untuk berdiri di posisi anak isteri. Cobalah
    berganti posisi dengan
    karyawan, bos atau orang tua
    kita. Cobalah menjadi orang lain,
    maka kita akan menjadi mudah
    memahami, mudah memaklumi
    dan memaafkan.

    Janganlah hanya berdiri di posisi
    sendiri, berdirilah juga di posisi
    orang lain…..

    NN

     
  • Redaksi 10:12 am pada 5 June 2010 Permalink | Balas
    Tags: Kehidupan   

    Hidup itu Bagaikan Mimpi 

    ‎​Sebuah renungan..yg membuatku kembali tersenyum ;

    Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya

    Disaat kamu mulai tidak mencintainya…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya

    Disaat kamu mulai bosan dengannya…ingatlah selalu saat terindah bersamanya

    Disaat kamu ingin menduakannya…bayangkan jika dia selalu setia

    Saat kamu ingin membohonginya…ingatlah disaat dia jujur padamu

    Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu

    Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,

    Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

    Yang indah hanya sementara
    Yang abadi adalah kenangan
    Yang ikhlas hanya dari hati
    Yang tulus hanya dari sanubari

    Tidak mudah mencari yang hilang
    Tidak mudah mengejar impian
    Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
    Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga

    Ingatlah pada pepatah,
    “Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
    Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif….
    Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas

    Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun…

    Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
    Sehelai benang pun tak bisa dimiliki

    Apalagi yang mau diperebutkan..?
    Apalagi yang mau disombongkan..?

    Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
    Jangan terlalu perhitungan
    Jangan hanya mau menang sendiri
    Jangan suka menyakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
    Belajarlah, tiada hari tanpa kasih
    Selalu berlapang dada dan mengalah
    Hidup ceria, bebas leluasa…
    Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan….
    Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
    Tak ada dendam yang tak bisa terhapus….

    NN

     
  • Redaksi 12:25 am pada 16 April 2010 Permalink | Balas
    Tags: Kehidupan, Mengeluh   

    Sebelum Mengeluh 

    ‎​Sebelum kamu mengeluh

    1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,

    Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

    2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,

    Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

    3. Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa,

    Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

    4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,

    Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

    5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,

    Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

    6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,

    Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

    7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,

    Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

    8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,

    Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

    9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,

    Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

    10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,

    Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

    11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,

    Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

    12. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,

    Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup

    Life is a gift.

    Live it…

    Enjoy it…

    Celebrate it… And fulfill it.

    13. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu.

    14. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan.

    15. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya.

    16. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone,

    NN

     
  • Redaksi 11:01 am pada 3 January 2010 Permalink | Balas
    Tags: Kehidupan   

    Hidup yang Berharga 

    ‎​Saat kita sendirian, kita baru tahu keluarga itu sangat berharga.

    Waktu kita tak berdaya, kita baru tahu sahabat sejati cuma ada beberapa.

    Tatkala kita sakit, kita baru tahu sehat itu sangat berguna.

    Manakala kita miskin, kita baru tahu jadi org harus banyak memberi/berderma.

    Ketika mau meninggal, kita baru tahu kalo yg belum dikerjakan masih banyak.

    Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yg terbuang sia-sia.

    YUK.. KITA SAMA-SAMA BUAT HIDUP LEBIH BERHARGA!… ;)

    -unknown source-

     
    • suwito HP 2:15 pm pada 3 Januari 2010 Permalink | Balas

      A beautiful article, deasy. You really did a great job here. ^_^

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.